Jumat, 18 Juli 2014

Gembala Bijaksana

Gembala kecil yang bijaksana
Dahulu kala, ada seorang gembala kecil yang terkenal sampai jauh dimana-mana karena bisa memberi jawaban yang bijaksana atas semua pertanyaan yang diberikan kepadanya. Kabar tersebut sampai ke telinga Raja di kerajaan itu, tetapi sang Raja sendiri kurang percaya dengan apa yang orang kabarkan tentang gembala kecil itu, karena itu, anak gembala tersebut diperintahkan untuk datang dan menghadap ke istana. Ketika dia tiba, Raja berkata kepadanya: "Jika kamu dapat memberikan jawaban dari tiga pertanyaan yang akan saya berikan kepadamu, aku akan menganggap kamu sebagai anak saya sendiri, dan kamu akan hidup berbahagia dengan saya di istanaku."
"Apakah ketiga pertanyaan itu, paduka?" tanya anak gembala itu.

Ahli Bintang

Ahli perbintangan memandangi bintang-bintang di langit malam


Dahulu kala hiduplah seorang tua yang dipercaya bisa meramal masa depan dengan melihat susunan bintang-bintang di langit. Dia menyebut dirinya sebagai seorang ahli perbintangan (astrologer) dan menghabiskan waktunya setiap malam dengan memandangi langit.

Suatu malam saat dia berjalan di sebuah jalan di pinggiran desa. Matanya menerawang memandangi bintang di atas langit. Dia mulai memperkirakan dan meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan dari susunan bintang yang dilihatnya, dan saat itu juga tiba-tiba dia jatuh terperosok ke dalam lubang yang berisikan lumpur dan air.

Di lubang tersebut, sang Ahli Perbintangan tenggelam oleh lumpur sampai sebatas telinganya, dan dengan panik Dia berusaha untuk menggapai pinggiran lubang agar dapat memanjat keluar.

Dia lalu berteriak-teriak minta tolong dalam keadaan panik dan dalam waktu yang singkat orang-orang desa berlarian untuk datang menolong dan menariknya keluar dari lubang. Salah seorang diantaranya lalu berkata:

"Kamu selalu berpura-pura bisa membaca masa depan dengan melihat bintang-bintang, tapi kamu gagal untuk melihat apa yang ada di bawah kakimu! Mungkin kejadian hari ini akan menjadi pelajaran agar kamu lebih memperhatikan apa yang ada di depanmu, dan membiarkan masa depan berjalan dengan sendirinya."

"Apa gunanya dapat membaca bintang-bintang," kata yang lainnya, "apabila kamu sendiri tidak bisa melihat apa yang terjadi di dunia?"

Urus dan perhatikanlah hal-hal yang kecil, sehingga dengan sendirinya hal-hal yang besar juga akan 
berjalan dengan baik.


Baca juga artikel tentang hubungan  Sains dan Islam di : http://contekkebesaranislam.blogspot.com/

Cerita Waktu SMA Terbaru Juli 2014

Waktu udah menunjukan pukul 06:15 sudah siap dengan seragam putih abu-abu gue dan tas yang menggantung di pundakku. Yeah gue baru aja diterima di salah satu SMA negeri di jakarta. Kenalin nama gue sasya andra kusuma biasa dipanggil sasya. Rasanya seneng banget karena gue salah satu siswi yang beruntung bisa masuk di sekolah ini. Gimana enggak, sekolah ini salah satu sekolah favorit di jakarta. Gue terkesan cuek tapi bawel, memang aneh tapi itulah sasya. Gue adalah anak pertama dan terakhir, itu artinya gue anak tunggal.
Tidak lama baru masuk sekolah gue udah punya banyak temen yah walau nggak deket semua tapi ada satu nih irma dia temen sasya yang paling deket dia tau semua tentang sasya karena irma temen sasya dari sd. Dari dulu kita selalu masuk ke sekolah yang sama sampai sekarang pun masuk ke sekolah yang sama dan bahkan sekelas banget. Huah.. bagaimana nggak bosen tuh hehehe, tapi sasya nggak pernah bosen sama irma soalnya dia selalu ada buat sasya. Gue gak begitu mikirin noh yang namanya cinta nggak kaya ABG yang lain, soalnya perjalanan cinta sasya nggak semanis wajah sasya hehehe muji diri sendiri nggak kali yah dari pada menghina orang lain.